Gynecology

Home/Artikel/Gynecology

Gynecology

Gynecology atau ginekologi dalam bahasa Indonesia adalah salah satu cabang dari ilmu fisiologi dan kedokteran yang meliputi fungsi dan penyakit pada organ reproduksi pada wanita. Termasuk diantaranya rahim, ovarium, vulva, vagina, leher rahim, tuba falopii, dan semua yang menyokong fungsi organ tersebut.

Untuk menjadi seorang gynecologist atau ahli kandungan, seseorang harus menjalani sekolah menjadi dokter umum terlebih dahulu selama 5 hingga 6 tahun, kemudian menjalani pendidikan spesialisasi kebidanan dan kandungan selama 5 hingga 6 tahun.

Penyakit yang paling sering ditangani oleh seorang ahli kandungan antara lain endometriosis, nyeri haid, myoma uteri, kista ovarium, adenomyosis, menstruasi tidak teratur, dan susah hamil (infertilitas).

Seorang ahli kandungan dapat melakukan penanganan dari berbagai macam diagnosa diatas melalui berbagai cara, bisa menggunakan obat-obatan, tindakan pembedahan, hingga kombinasi keduanya.

Untuk tindakan pembedahan, seorang ahli kandungan dapat melakukan dengan cara klasik laparotomi (pembedahan lebar dengan irisan lebar) atau cara baru dengan minimal invasif (pembedahan dengan irisan kecil 0,5-2 cm) yang kita kenal dengan laparoskopi. Khusus untuk tindakan laparoskopi, seorang ahli kandungan harus mendapat pendidikan khusus agar kompeten menjadi ahli operasi laparoskopi.

Di dunia, penanganan operatif sudah bergeser ke arah minimal invasif, di Amerika Serikat, sekitar 80-90% operasi yang dilakukan di bidang kandungan menggunakan metode minimal invasif.

By | 2016-09-20T17:44:47+00:00 September 19th, 2016|Artikel|1 Comment

About the Author: