LAPAROSKOPI 2017-06-02T17:54:27+00:00

LAPAROSKOPI GINEKOLOGI

LAPAROSKOPI GINEKOLOGI adalah suatu tindakan pembedahan invasif minimal dibidang ginekologi/penyakit kandungan (minimal invasive surgery) yaitu dengan melakukan pembedahan hanya melalui suatu irisan kecil (1/2-1cm) di dinding perut (spt lubang). Biasanya lubang yang dibuat di dinding perut berjumlah 3-4 lubang. Melalui lubang ini dimasukan alat-alat seperti teleskop/lensa yang dihubungkan dengan kamera kemudian disambungkan ke monitor TV sehingga dokter/operator melihat isi rongga perut wanita / organ kandungan wanita melalui monitor TV tersebut. Kemudian lubang-lubang lainnya tempat memasukan peralatan bedah seperti gunting, penjepit jaringan, pemegang jarum (needle holder) dsb. Sehingga dengan operasi laparoskopi ini, seorang pasien dinding perutnya tidak di’belah’ seperti operasi laparotomi/konvensional sebelumnya.

dengan operasi laparoskopi ini, perawatan di rumah sakit lebih singkat karena masa penyembuhan operasi ini (recovery period) lebih cepat bahkan untuk kasus-kasus tertentu pasien tidak perlu rawat inap di rumah sakit tetapi dapat pulang langsung setelah tindakan laparoskopi dikerjakan. Selain itu dengan operasi laparoskopi ini, dalam 2minggu pasca tindakan pasien sudah bisa berakti tas seperti sebelum operasi hal ini berbeda jika pasien dilakukan pembedahan laparotomi/konvensional yang masa penyembuhannya lebih lama bahkan minimal 6minggu pasca operasi lapartomi pasien baru bisa berakti tas seperti semula. Hal ini operasi laparoskopi merupakan operasi pilihan bagi wanita karier yang harus cepat sembuh untuk kembali berkarier.

Keuntungan lainnya adalah rasa nyeri pasca operasi lebih sedikit dibandingkan laparotomi. Yang penting lagi perlekatan yang ditimbulkan akibat operasi laparoskopi lebih sedikit/minimal dibandingkan laparotomi. Hal ini penting bagi wanita-wanita yang belum pernah hamil/belum punya anak. Maka operasi laparotomi lebih menyebabkan gangguan kesuburan dibandingkan laparoskopi.

biaya yang dibutuhkan untuk operasi ini relatif lebih mahal karena operasi ini memerlukan peralatan-peralatan yang canggih seperti sistim kamera, sistim lampu dsb. Selain itu operasi laparoskopi ini relatif lebih lama dibandingkan laparotomi tetapi jika dilakukan oleh seorang operator laparoskopi yang terlatih dan terampil maka lama operasi tidak berbeda jauh dengan laparotomi